Dalam dunia serba cepat, kita kehilangan banyak kebaikan yang ditawarkan sayuran tua dalam kehidupan sehari-hari. Padahal manfaatnya sangat terbukti jelas.

Dalam kesempatan kali ini, penulis Bonanza88 pun akan mencoba untuk merangkum 3 sayuran yang wajib untuk menjadi bagian diet rutin Anda.

Bayam

Lupakan tentang mengonsumsi suplemen Vitamin A jika Anda mengonsumsi bayam secara teratur dalam makanan Anda. Selain Vitamin A, bayam juga kaya akan zat besi dan vitamin K1 (nabati). Vitamin K membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah pengerasan pembuluh darah.

Konsumsi vitamin K yang cukup juga memastikan bahwa kalsium yang Anda makan melalui diet atau suplemen (cukup umum) masuk ke tulang dan bukan ke pembuluh darah.

Bayam yang dimasak memiliki vitamin K 3-4 kali lebih banyak daripada kondisi mentahnya. Jadi, jangan ragu untuk mencoba hidangan yang saya sebutkan di atas.

Beberapa orang memperbanyak bayam sebagai sumber kalsium yang baik, namun ilmu pengetahuan tidak setuju karena hanya sekitar 5% kalsium yang tersedia di bayam yang diserap oleh tubuh manusia.

Kentang

Kentang bukanlah sumber jahat yang membuat Anda gemuk. Sejumlah produk, seperti kentang goring an kripik minyak menjadi berbahaya karena kelebihan jumlah minyak yang digunakan, dan tingginya jumlah garam.

Namun, kentang biasa akan memberi Anda karbohidrat yang baik. Berlawanan dengan kepercayaan populer, kentang hampir tidak memiliki lemak atau 0,1 gram lemak / 100 gram.

Kentang juga merupakan sumber Vitamin B6 dan Kalium. Faktanya, mereka adalah salah satu sumber Kalium teratas. Dianjurkan bagi orang dewasa untuk mengonsumsi sekitar 4000mg Kalium sehari. Dan 100 gram kentang (1 kentang berukuran besar) menyediakan kira-kira 10% darinya.

Kalium bekerja untuk menyeimbangkan Sodium yang kita konsumsi secara berlebihan di dunia modern. Diet kaya kalium juga terbukti menurunkan tekanan darah, hipertensi, dan mengurangi risiko stroke.

Brokoli

Ada alasan mengapa brokoli adalah sayuran yang sangat dihargai di lingkungan kebugaran, olahraga, dan binaraga. Brokoli atau sayuran silangan lainnya seperti kembang kol, kubis mengandung senyawa antioksidan dan anticarcinogenic.

Glukosinolat yang ada dalam brokoli diketahui dapat mencegah jenis kanker tertentu. Selain itu, brokoli memiliki kandungan flavonoid yang tinggi (bermanfaat bagi kesehatan) dan indoles yang juga membantu menurunkan kadar estrogen yang lebih tinggi pada pria.

Selain itu, tubuh secara efektif dapat menyerap setengah dari kalsium yang ada dalam brokoli. Ini mungkin menarik bagi banyak vegan di luar sana.