Amerika Serikat punya badan intelejen yang reputasinya sungguh mendunia, yakni Central Intelligence Agency (CIA). Sejak pertama kali didirikan pada 18 September 1947, CIA banyak terlibat dalam hal-hal besar berskala internasional.

Misalnya saja ketika fase dunia sedang mengalami Perang Dingin berpuluh-puluh tahun lalu. Kala itu CIA menurut laporan Foreign Policy kerap ikut campur dalam kancah politik negara lain, seperti pergantian pemimpin negara di kawasan Amerika Selatan dan Iran.

Bagi orang-orang yang bekerja sebagai agen CIA, mereka harus menaati sebuah peraturan khusus. Agen CIA tidak boleh membocorkan rahasia organisasi kepada siapapun, termasuk tentang status pekerjaannya kepada keluarganya sendiri.

Namun kejutan datang ketika Edward Snowden membongkar banyak rahasia CIA beberapa tahun lalu. Edward Snowden sendiri memang merupakan eks agen CIA dan fakta-fakta yang dibongkar sungguh mencengangkan.

Segala rahasia CIA yang dibongkar Edward Snowden dirangkum ke buku berjudul Permanent Record. Demi menjaga keamanan dirinya, Edward Snowden lantas memilih menjadi eksil di Rusia.

Lalu, apa sajakah rahasia-rahasia CIA yang pernah dibongkar Edward Snowden? Bagi yang penasaran, silahkan simak ulasan Edisi Bonanza88 berikut.

  1. Penempatan Tugas Agen CIA di Luar NegeriHow the CIA made Google – Sonsoles

Salah satu rahasia yang dibongkar Edward Snowden adalah tentang sistem penempatan tugas agen CIA ketika di luar negeri. Bagian yang ini terbilang berkaitan erat dengan tugas CIA menjadi mata-mata masyarakat internasional.

Edward Snowden menjelaskan kalau banyak agen CIA yang ditaruh di banyak kedutaan besar Amerika Serikat di luar negeri. Mereka akan memegang tugas seperti memantau jaringan komputer sampai CCTV.

Tugas CIA tersebut sejatinya demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Menurut Edward Snowden, CIA dari sananya sudah ditempa agar tidak mudah percaya kepada orang asing, termasuk negara-negara sahabat Amerika Serikat.

  1. Cara Kerja CIA
  2. Bagaimana CIA dan NSA Membantu Google Memata-matai Warga

Seorang agen CIA yang terjun ke lapangan kerap mendapat tugas penyamaran untuk mengulik informasi dari orang-orang penting. Edward Snowden pun turut membocorkan rahasia tentang cara kerja CIA ketika melakukan tugas tersebut.

Berdasarkan pengalaman Edward Snowden, agen CIA umumnya menerapkan taktik rayuan atau jebakan. Ketika strategi rayuan tak kunjung berhasil, agen CIA pasti mau tidak mau menjalankan strategi jebakan.

Misalnya ketika Edward Snowden dan rekannya mendapat tugas di Swiss. Kala itu rekannya harus mengulik informasi dari seorang banker asal Arab Saudi.

Rekan Snowden pertama-tama melakukan pendekatan secara merayu kepada sang banker Arab. Ia bersikap seakan-akan menjadi orang yang mengasyikan untuk dijadikan sahabat.

Namun karena tak kunjung bisa mendapatkan informasi, rekan Snowden lantas mengeluarkan strategi jebakan. Ia mengajak si banker Arab minum-minum sampai mabuk parah dan memintanya pulang menyetir sendiri.

Agen CIA menjebak dengan menelpon polisi, melaporkan si banker Arab yang berkendara sambil mabuk. Si banker Arab ditangkap dan agen CIA pun bisa lebih memberikan tekanan kepadanya untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

  1. Beraliansi dengan Google

Bagaimana CIA dan NSA Membantu Google Memata-matai Warga

Jejak digital pada zaman sekarang sungguh bahaya. Maka dari itu, para agen CIA ketika berkomunikasi atau berselancar dunia maya, menggunakan internet dan website tersendiri.

Bahkan menurut Edward Snowden, CIA punya akses khusus ke fasilitas versi internal Google. Memakai sarana spesial yang disediakan Google ini, CIA bisa melakukan pencarian di internet secara rahasia dan tanpa meninggalkan jejak digital.