Foto Bugil Cewek Cantik Body Mulus 50+

Akhir-akhir ini kita mulai populer dengan satu kata yang sedikit “unik”, kata itu adalah “KIMCIL“, kalau diperhatikan memang ini adalah kata yang kental dengan bahasa Jawa, ada yang mengartikan KIMCIL sebagai KIMpol CILik yang dalam bahasa jawa berarti “paha yang kecil” yang bisa diartikan secara harfiah sebagai cewek ABG yang masih SMU.

Ada juga yang bilang KIMCIL adalah singkatan dari Kecengan IMut dan centIL, yang berarti adalah perumpuan-perempuan yang lebay, kemayu, cerewet, imut, centil, berlagak freak/aneh, dan sok manja sedangkan dilingkungan anak band terkadang “kimcil” sering dikaitkan dengan groupie.

Ada juga versi lain dari arti KIMCIL yang merupakan singkatan dari KIMpet Cilik, yang kalau dibaca terbalik jika diartikan kedalam bahasa indonesia berarti (maaf) vagina kecil.

“istilah ini pertama kali muncul dari mulut Dolly dan mulai menjadi kosakata umum di lingkungan MES 56. “istilah ini mulai merebak tatkala Hahan dan Hengky Strawberry nya acap kali meneriakkannya diatas panggung kala mereka main di seantero jogja. kimcil merupakan kependekan dari kimpet cilik yang diucapkan untuk menyebut gadis2 muda. itu saja, tidak lebih tidak kurang!”.

Kehadiran bahasa prokem dapat dianggap wajar karena sesuai dengan tuntutan perkembangan nurani anak usia remaja. Masa pemakaiannya terbatas dan digunakan pada situasi yang tidak resmi. Jika mereka berada di luar dari lingkungan kelompok pengguna bahasa prokem, maka bahasa yang digunakan akan beralih ke bahasa lain yang berlaku di tempat tersebut.

Kehadiran bahasa prokem dalam lingkungan daerah atau bahasa Indoensia sesungguhnya tidak perlu dirisaukan karena bahasa itu timbul sesuai keinginan para remaja, dan berkembang sesuai dengan fungsi dan keperluan masing-masing.

Hal yang terpenting dalam mempelajari bahasa gaul, dalam hal ini bahasa prokem adalah ciri-ciri yang bersifat universal. Bahasa prokem sebagai salah satu varian bahasa gaul mempunyai ciri yang menonjol yaitu bersifat rahasia dan merupakan bahasa sandi yang telah disepakati oleh suatu kelompok tertentu.

Dalam kosakata bahasa prokem tidak terdapat rumus yang pasti bagaimana kosakata tersebut dapat tercipta, yang terpenting adalah bahasa tersebut sukar diketahui oleh orang lain di luar kelompok yang menggunakan bahasa prokem.

Struktur fonologis prokem varian bahasa Jawa, mengalami perubahan. Perubahan tersebut antara lain zeroisasi sebagai penghematan pengucapan kata, metatesis yang merupakan perubahan letak huruf, bunyi, atau suku kata dalam kata serta diftongisasi, yaitu perubahan bunyi vokal tunggal (monoftong) menjadi dua bunyi vokal atau vokal rangkap (diftong) secara berurutan.

Perubahan  struktur  fonologis  bahasa  prokem  varian  bahasa  Jawa mempunyai tujuh perubahan, yakni 1) penghilangan vokal terakhir, 2) penghilangan suku kata terakhir, 3) penambahan vokal, 4) penggantian vokal, 5) penggantian konsonan, 6) penghilangan suku kata pertama,

7) pembalikan konsonan,dan 8) pemertahanan suku kata pertama dan konsonan pertama suku kata kedua. dapat dilihat bagaimana kosakata tersebut tercipta sesuai dengan keinginan para penggunanya.

Tanpa menghiraukan ejaan maupun kaidah kebahasaan yang benar, kata-kata tersebut dapat tercipta. Sebagai contoh kata or dan orai. Kedua kata tersebut mempunyai makna yang sama yaitu ora (tidak), tetapi karena kreatifitas pengguna bahasa tersebut, kata or yang mengalami perubahan penghilangan vokal terakhir a dan orai yang mengalamai perubahan penambahan vokal i sehingga berubah menjadi diftong ai, dapat digunakan walaupun dalam versi yang berbeda.

Pada kosakata prokem yang digunakan remaja Kotagede, Yogyakarta misalnya, terdapat dua jenis makna di dalamnya. Makna tersebut yaitu makna denotasi dan makna konotasi. Makna denotatif adalah makna asli, makna asal atau makna sebenarnya yang dimiliki oleh sebuah kata. Makna konotatif makna yang tidak sebenarnya, atau merupakan aspek sebuah makna yang didasarkan atas perasaan atau pikiran yang timbul atau ditimbulkan pada pembicara (penulis) dan pendengar/pembaca.

Bahasa Prokem Remaja di Eranya

ANEN Copas™: Tragedi Si KIMCIL

Kalau menurut ilmu linguistik, sintaksis dan morfologi ragam ini memanfaatkan sintaksis dan morfologi bahasa Indonesia dan dialek Betawi. Kosakata bahasa gaul diambil dari kosakata yang hidup di lingkungan kelompok remaja (let’s say ABG) tertentu. Pembentukan kata dan maknanya amat beragam dan tergantung kreativitas pemakainya.

Dalam perkembangannya, bahasa gaul bisa dikenali per dasawarsa. Hanya saja, belakangan ini bahasa gaul perkembangannya lebih cepat, bisa dalam hitungan bulan. Lihat saja bagaimana aliran cadelisme ala ciyus miapah sukses menggantikan 64Ha5a 4L4y dengan angka dan huruf kapital-kecil tak beraturan.

Bisa jadi ini menandakan anak jaman sekarang lebih kreatif. #eh. Satu hal yang pasti bahasa gaul tercipta karena ABG (di tiap masa) ingin menyatakan diri sebagai anggota masyarakat yang berbeda dari kelompok masyarakat lainnya. Ingin tampil beda dengan bahasa beda dengan generasi lebih tua.

Bagi penikmat blog naningisme yang tak punya waktu untuk memperhatikan perkembangan bahasa, yuk mari kita petakan perkembangan bahasa gaul dari masa ke masa. *iseng banget gak sih?*

Era 1970an.

Berdasarkan sejarahnya, bahasa ini adalah bahasa sandi yang digunakan oleh anak jalanan atau para preman untuk menghindari kejaran aparat kepolisian. Pembentukan kata “prokem” pun ada rumusnya, yakni kata “preman” dengan sisipan OK dan dua fonem dihilangkan. Gak percaya, neeh rumusnye: pr + OK + em – an = prokem.

Mantep kan? Bagi yang pernah mengalami masa ini saya ingin menyampaikan, “Sadarlah, wahai sahabat, kalian udah tua. Udah gak jamannya lagi kalian bikin masalah atau lama-lama berkeliaran di jalanan. Ntar masuk angin” hehehehehe.. #sikap

Era 1980an

Kalau dilihat dari sejarah pembentukannya, bahasa gaul di masa ini banyak dipengaruhi oleh film layar lebar macam Catatan Si Boy, Warkop DKI, atau novel Lupus, serta Olga dan Sepatu Roda. ABG di masa itu bisa dibilang kreatif menciptakan bahasa-bahasa ajaib yang wangsitnya seakan-akan turun dari langit, meski beberapa masih terinfeksi rumus +OK peninggalan jaman prokem. Lihat saja daftarnya:

ajojing = dansa

bokin = bini, pacar

bokis = bohong

bo’il = mobil

bokap = bapak

doku = duit

doi, doski = dia

gokil = gila

nyimeng = mengganja

nyokap = ibu

pembokat = pembantu

roke = miskin

Bagi mereka yang pernah hidup dan menikmati bahasa gaul di era ini, saya ingin berpesan, “Kalian dulu udah pernah nyiptain bahasa ajaib. Jadi jangan protes ama ABG jaman sekarang yang juga ajaib! Kalian dulu gak nyadar apa emak-bapak kalian pada pusing dengerin kalian ngobrol ama kawan-kawan lu pada?”

Era 1990an

Entah mengapa tak ada bahasa gaul yang menonjol di era 1990an ini. Mungkin karena ABG-nya pada berbudi luhur semua kali ya? #pencitraan. Beberapa masih menggunakan bahasa gaul yang digunakan di era sebelumnya. Kalau pun ada hanya sekedar tambahan sepotong kata yang ditempelkan di belakang kalimat, seperti dong, deh, nih ye, lah yauw, dan sebagainya. Bagi mereka yang mengalami masa ABG di era ini saya ingin mengatakan, “Selamat, kita seumuran hehehehe…”

Era 2000an

Di era ini bahasa gaul banyak dipengaruhi kosakata pegawai salon yang sebenarnya pria tapi keperempuan-perempuanan. Beberapa kosakata diambil dari bahasa daerah, tak hanya Betawi, tapi juga Jawa dan Sunda. Mungkin ini saatnya mereka yang minoritas menguasai mayoritas. Sampai sekarang beberapa kosakata masih dipakai. Beberapa kata di antaranya:

akika = aku

brondong = laki-laki muda tampan

brownies = brondong manis

garing = mencoba melucu tapi tak lucu (dari bahasa Jawa, Sunda)

jayus = gak lucu

jomblo = lajang/tidak punya kekasih (dari bahasa Sunda)

jutek = jarang senyum, judes

lebay = belebihan

lekong = laki

meneketehe = mana kutahu

rempong = rumpi, repot

segede gaban = gede banget

segambreng = banyak banget

sutralah = sudahlah

Era 2010an

Kalau di era-era sebelumnya, perubahan bahasa gaul bisa terjadi tiap lima sepuluh tahun sekali, di era ini perubahan bisa terjadi dalam hitungan bulan. Cepet beud (beud = banget). Perubahan yang sungguh cepat ini banyak dipengaruhi faktor teknologi. Di awal periode 2010 bahasa gaul tercipta demi menghemat pulsa SMS. Walhasil kata “aku” bisa hanya menjadi “q” atau “t4” untuk menggantikan “tempat”.

Kemudian ketika SMS tak lagi mewabah, karena udah tergantikan oleh BBM atau media yang lain, bahasa gaul tercipta murni karena kreativitas penciptanya saja. Mulai dari penggunaan angka untuk menggantikan huruf, seperti angka 4 untuk menggantikan huruf a, juga karena “perjanjian tak resmi” di antara pemakainya. Hingga yang paling mutakhir adalah aliran ciyus miapah – yang sebenarnya amat membuat kuping gatel dan membuat saya pengen nabok pencetusnya

Kimcil di lagu band Serempet Gudal

Lirik Lagu Serempet Gudal - Kimcil | Mabes Lirik

Lagu  Kimcil  adalah  lagu  yang  dirilis  pada  tahun  2012.  Kimcil  sendiri adalah   singkatan   dari   bahasa  Jawa  “kimpetan   cilik” atau “kimplikan cilik” yang artinya alat kelamin perempuan yang masih kecil1. Dalam lagu yang  berjudul  Kimcil,  Sereal  membuka  lagu  dengan  lirik  yang   cukup  vulgar dan ambigu dengan “Aku suka susumu, meskipun gede satu. Aku suka anumu, meskipun belum tumbuh bulu.”

Kimcil adalah sebutan bagi para gadis remaja atau di bawah umur  yang  menjual  tubuhnhya.  Di  area  Jawa Tengah  dan  Jawa  Timur,  sebutan  Kimcil   bukanlah menjadi suatu  hal  yang  asing.   Situasinya   saat   ini, memang banyak penjaja seks komersial yang  masih  di bawah umur, bahkan masih berstatus pelajar.

Lirik Lagu Kimcil Serempet Gundal

aku suka susumu meskipun gede satu

aku suka anumu meskipun belum tumbuh bulu

kamu sering dipakai temanku, sering dipakai kakakku

kamu tetanggaku pernah pakai kamu

masih sma kelas satu, idola di sekolahku

kamu dipakai guru biar rangking satu

 

kecil imut unyu-unyu

wajahmu amatlah lucu, merah jambu

gigi baru tumbuh seribu

 

aku suka susumu meskipun gede satu

aku suka anumu meskipun belum tumbuh bulu

 

kamu tinggalkan masa kelammu, beribadahlah selalu

kamu jangan lupa sholat lima waktu

beristighfarlah selalu agar kau ingat tuhanmu

ayo kamu jangan ragu, ingat ibu

 

aku suka susumu meskipun gede satu

aku suka anumu meskipun belum tumbuh bulu

aku suka susumu meskipun gede satu

aku suka anumu meskipun belum tumbuh bulu

 

kimcil (kimcil) kimcil (kimcil)

teman-teman bilang kamu kok mau jadi

kimcil (kimcil) kimcil (kimcil)

gadis imut tengil kamu kok mau jadi

 

kimcil (kimcil) kimcil (kimcil)

teman-teman bilang kamu kok mau jadi

kimcil (kimcil) kimcil (kimcil)

gadis imut mungil kamu kok mau jadi kimcil

 

dam dadadam bukan ian kasela

dam duriram bukan eno lerian

bolo-bolo bukan tina toon

ini hanya cerita saja

 

kim to the cil kamu tuh masih kecil

cil to the kim tak sulap bim salabim

prok prok prok tolong dibantu ya

hanya lagu untuk kita semua

 

kimcil (kimcil) kimcil (kimcil)

teman-teman bilang kamu kok mau jadi

kimcil (kimcil) kimcil (kimcil)

gadis imut mungil kamu kok mau jadi

 

kimcil (kimcil) kimcil (kimcil)

teman-teman bilang kamu kok mau jadi

kimcil (kimcil) kimcil (kimcil)

gadis imut tengil kamu kok mau jadi kimcil