Fungsi gigi manusia secara garis besar, tentu jauh sekali keterikatannya dengan olahraga sepak bola. Tidak ada satu pun teknik dasar mengolah si kulit bundar yang baik bila dilakukan menggunakan gigi.

Beda lagi kalau elemen sepak bola yang dibahas fokusnya tertuju ke ranah profesional. Mereka para pemain profesional mau tidak mau harus memposisikan gigi sebagai salah satu bagian tubuh penting yang menunjang keberlangsungan karier mereka.

Ya, setiap pesepak bola profesional dituntut untuk menjaga kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi bugar. Giat menjalani latihan fisik serta mengatur asupan nutrisi, jadi cara yang paling umum diterapkan aktor-aktor lapangan hijau.

Kebugaran fisik yang perlu dijaga sifatnya menyeluruh dari ujung kaki sampai ujung kepala, termasuk kualitas kesehatan gigi. Sepak bola modern meyakini bahwa kesehatan gigi juga akan memberikan dampak nyata terhadap performa pemain ketika turun berlaga.

Keyakinan ini bukanlah asal sembarangan menebak, melainkan sudah berdasarkan hasil penelitian ilmiah. Laporan British Journal of Sports Medicine pada 2015, menjelaskan betul bagaimana hubungan antara kesehatan gigi dan karier seorang pesepak bola profesional.Kualitas

Kesehatan Gigi yang Buruk

Footballers from top clubs including Manchester United have bad teeth  'which are affecting their performance' - Manchester Evening News

Enam dokter gigi menggelar pemeriksaan kepada 187 pemain yang merumput bersama tim-tim ternama Liga Inggris, seperti Manchester United, Hull, Brighton dan Hove Albion, West Ham, Swansea City, Sheffield United, Southampton dan Cardiff City.

Hasilnya, ditemukan fakta kalau di antara pemain-pemain tadi 77% memiliki paling tidak satu tambalan gigi (rata-rata lima); 77% menderita radang gusi; 53% mengalami erosi gigi; 45% sering terganggu akibat masalah kesehatan oral; 37% mempunyai karang gigi aktif; 5% didera penyakit gusi dan rahang lumayan parah.

Lebih jauh, data yang dihimpun Edisi Bonanza88, seperlima dari 187 pemain yang diperiksa merasa hidup mereka kadar kebahagiaannya menurun akibat segala masalah kesehatan gigi. Hal ini kemudian mempengaruhi konsentrasi para pemain saat harus menjalani latihan atau pertandingan.

“Kualitas kesehatan oral yang dimiliki para pemain sepak bola profesional masih dalam kategori buruk,” bunyi kesimpulan akhir penelitian.

Minuman olahraga yang sering dikonsumsi para pemain sepak bola profesional, kemungkinan yang menyebabkan rendahnya kualitas kesehatan gigi mereka. Kandungan gula dalam minuman olahraga diduga memicu pembusukan gigi.

Namun dugaan yang menyudutkan minuman olahraga belum benar-benar valid. Ada kemungkinan minuman olahraga tidak memberikan efek buruk apapun jika perawatan giginya dilakukan dengan benar.

Setelah laporan hasil penelitian British Journal of Sports Medicine rilis, para pelaku sepak bola pelan-pelan mulai peka terhadap kesehatan gigi. Misalnya yang dilakukan Jose Mourinho ketika masih melatih Manchester United jelang bergulirnya musim 2016/17.

Mourinho merupakan pelatih dengan segudang pengalaman yang ingin mengetahui pasti kondisi detail tiap pemain asuhannya. Arahan Mourinho lantas meminta seluruh penggawa Manchester United menjalani pemeriksaan gigi.

Tugas memeriksa gigi para pemain Manchester United diberikan Mourinho kepada dokter lokal. Inisiatif Mourinho ternyata membuahkan informasi penting, ada empat pemain Setan Merah yang ternyata punya masalah serius di bagian gusinya.

“Mourinho ingin tahu setiap detail tentang para pemain. Dia memanggil dokter gigi lokal untuk memeriksa gigi para pemain. Tapi sejauh ini masih batas wajar,” kata seorang sumber dilansir Edisi Bonanza88 dari The Sun.

Tidak hanya Mourinho yang peka mengenai kesehatan gigi para pemain sepak bola. Center for Oral Health (badan kesehatan gigi dan mulut) di Inggris mulai menyuarakan seruan serupa.

Perwakilan Center for Oral Health meminta FA untuk rutin menggelar pemeriksaan gigi pemain-pemain yang mentas di Liga Inggris. Saran Center for Oral Health demi mempermudah kerja staf medis di setiap tim Liga Inggris ketika harus menganalisis kondisi kesehatan per pemain.

Problematika Sakit Gigi Aktor Lapangan Hijau

Bites, brawls and severed heads: football's history of violence
Mendengar pemain sepak bola absen dari pertandingan akibat menderita cedera kaki atau patah tulang, memang sudah biasa. Tapi, bagaimana jika ada pemain yang absennya karena sakit gigi?

Kasus pemain absen lantaran sakit gigi ternyata sudah beberapa kali terjadi. Paling anyar dan sempat jadi bahan pemberitaan adalah kejadian yang menimpa kiper utama Chelsea, Edouard Mendy.

Sekitar akhir bulan Maret 2021 kemarin, Edouard Mendy harus batal membela negaranya, Senegal, di laga internasional. Padahal Mendy merupakan pemain penting bagi negaranya.

Kegagalan Mendy membela Senegal ternyata akibat dirinya yang menderita sakit gigi parah. Penyembuhan sakit gigi Mendy bahkan sampai perlu turun sampai ke meja operasi.

“Mendy akan tetap (di London) karena harus melakoni operasi gigi,” ujar pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, saat mengumumkan sakit gigi Mendy.
“Dia perlu bertemu dokter gigi karena penyakitknya harus disembuhkan,” kata Tuchel.

Kasus lainnya menghiasi laga pembuka Grup B Piala Dunia 2014 antara Spanyol vs Belanda. Status Spanyol yang kala itu menyandang label juara bertahan, tentu ingin tampil menurunkan skuat terbaiknya.

Beberapa saat jelang laga, pelatih Spanyol, Vicente del Bosque, dibuat pusing dengan sakit gigi yang diderita bek kiri andalannya, Jordi Alba. Antibiotik harus dipakai Alba untuk meredakan nyeri di giginya.

Masalahnya, zat-zat di dalam antibiotik berpotensi membuat Alba tersandung pelanggaran fatal ketika sesi tes doping. Beruntung, Alba akhirnya tetap bisa bermain, bahkan tampil 90 menit (Spanyol kalah 1-5).

Pesona Gigi Roberto Firmino

Why Roberto Firmino's teeth are so white...

Roberto Firmino, pesonanya di atas lapangan hijau tak hanya mencuat berkat kelihaian dia dalam mengolah bola. Kiprah Firmino beberapa kali disorot justru karena keindahan giginya yang begitu menawan.

Lihat saja pose Firmino ketika tersenyum, giginya tampak mengeluarkan warna sangat putih bersih. Ia pun tak jarang mengeluarkan senyum cemerlangnya itu ketika melakoni pertandingan, terutama pada momen-momen selebrasi gol.

Kalau ditengok ke belakang, warna gigi Firmino aslinya tidak demikian. Firmino mendapatkan warna putih menyala di giginya berkat melakukan perawatan khusus.

Setidaknya mulai tahun 2016 lalu, gigi super putih milik Firmino menghiasi pentas sepak bola. Kala itu Firmino kurang lebih sudah setahun memperkuat Liverpool, pasca pindah dari klub Bundesliga Jerman, Hoffenheim.

Netizen sepak bola, khususnya fans-fans Liverpool, baru menyadarinya dan tiba-tiba ramai membicarakan gigi putih Firmino. Pembahasan gigi Firmino bahkan sempat menjadi sensasi tersendiri di jagat media sosial.
Jadi begini ceritanya, gigi super putih Firmino tercipta melalui sentuhan klinik spesialis peraatan gigi bernama Dental Excellence.

Klinik ini lokasinya berada di kota Liverpool, sehingga mudah dijangkau Firmino.

Robbie Hughes, owner klinik yang juga ahli kosmetik gigi, turun langsung menangani perawatan gigi Firmino. Inti perawatannya adalah memperbaiki kualitas warna gigi Firmino supaya sang pemain tampil lebih percaya diri.

“Roberto cuma ingin memiliki senyum yang baru,” ujar Robbie Hughes pada BBC.

“Ketika memilih warna, kita punya takaran 4, 3, 2, 1 dengan angka satu sebagai takaran warna paling putih,” lanjut Robbie Hughes.

Firmino tak mau setengah-setengah dalam melakukan perawatan gigi. Bomber asal Brazil langsung meminta Hughes untuk memberikannya warna gigi “maximo-beyond one” atau yang paling putih.

Hasil polesan Hughes pun seperti yang kita ketahui sekarang meraih sukses besar. Firmino sering mendapat perhatian publik karena giginya yang dihiasi warna amat putih bersih.

Bukan cuma Firmino saja ternyata yang melakukan perawatan demikian. Dua rekannya sesama pemain Liverpool, Sadio Mane dan Phillipe Coutinho ikut-ikutan memutihkan gigi di Dentall Excellence.

Bahkan kebiasaan memutihkan gigi sampai menulari pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Perubahan warna gigi Klopp pertama kali dipamerkan ke publik pada Desember 2017, jelang Liverpool melakoni laga Liga Champions kontra Spartak.

Klopp waktu itu datang menghadiri acara jumpa pers pra pertandingan. Namun fokus publik bukan mengarah ke persiapan Liverpool, melainkan warna gigi Klopp yang sangat putih bersih.

Publik terheran-heran. Klopp sebelumnya memang terkenal sebagai pelatih sepak bola yang punya masalah warna gigi kuning. Nama Klopp beserta gigi barunya lantas membanjiri media sosial, mendapat banyak pujian netizen.

Klopp sendiri diperkirakan melakukan lebih dari satu jenis perawatan gigi. Selain memutihkan warna, Klopp diyakini memasang Veener, sebuah lapisan tipis pada seluruh bagian gigi depan.

Membawa Pemain ke Ranah Keartisan

Pin by T.M.Riddle on แมนเชสเตอร์ยูไนเต็ด | David beckham young, David  beckham wallpaper, David beckham

Semua orang rasanya wajib untuk selalu menjaga kesehatan giginya. Minimal mungkin rajin menyikat gigi sudah cukup untuk meminimalisir datangnya kuman penyakit.

Begitu pula pesepak bola profesional, kesehatan gigi jadi salah satu faktor yang patut diperhatikan. Apalagi kesehatan gigi nantinya punya potensi untuk mempengaruhi kualitas performa di atas lapangan.

Bagi pesepak bola tertentu, gigi yang sekedar sehat saja belumlah cukup memuaskannya. Bentuk gigi kalau bisa juga harus memiliki bentuk yang rapi sehingga sedap dipandang mata.

Cerita Firmino pada bagian sebelumnya telah menunjukkan adanya hasrat pemain sepak bola yang ingin bentuk giginya indah. Namun karier Firmino paling terkenal hanya di sepak bola, tidak sampai membuatnya merambah dunia keartisan.

Beda dengan kisah yang dialami oleh legenda Timnas Inggris, David Beckham. Sudah menjadi rahasia umum kalau Beckham melakukan perawatan khusus pada bagian giginya.

Banyak bukti foto yang menampilkan transformasi bentuk gigi Beckham. Salah satunya seperti yang di bawah ini.

Semasa awal-awal menembus tim senior Manchester United era 1990-an, gigi Beckham bentuknya masih cenderung berantakan dan berwarna kuning. Seiring berjalannya waktu, bahkan sampai sekarang, gigi Beckham bentuknya rapi sekali dan putih bersih.

Bentuk gigi yang rapi dan putih lantas sanggup mengantarkan Beckham meraih popularitas di luar sepak bola. Senyumnya seringkali diandalkan sebagai model iklan dari brand-brand ternama.

Mungkin keberhasilan Beckham menembus ranah hiburan tak cuma berdasarkan faktor giginya yang rapi, wajahnya juga tampan. Tapi rasanya Beckham tak akan seterkenal ini sebagai pesepak bola artis apabila bentuk giginya masih berantakan seperti dulu.

Selain Beckham, ada penerusnya yang sama-sama pernah membela Manchester United dan Real Madrid, yakni Cristiano Ronaldo. Ketika awal gabung Man United pada 2003, bentuk gigi Ronaldo sangat berantakan dan warnanya cenderung kuning.

Namun seiring berjalannya waktu, Ronaldo secara sadar membenahi kekurangan fisiknya itu. Gaji besar Ronaldo dipakainya untuk melakukan beberapa perawatan, memasang kawat gigi, pemutihan gigi, hingga operasi merapikan bentuknya.

Hasilnya, senyum Ronaldo jauh lebih tampan berkat perbaikan bentuk giginya. Ronaldo pun lantas kian sering memancarkan senyumannya.
Sama seperti Beckham, Ronaldo juga mampu menembus ranah pesepak bola artis. Ronaldo terbilang sangat sering menjadi bintang iklan brand-brand ternama.

Ada sebuah laporan menarik tentang perawatan gigi yang dijalani Ronaldo. Sang megabintang asal Portugal sampai sekarang masih merawat kesehatan giginya dengan biaya per gigi kira-kira 800 pounds atau sekitar Rp16,1 juta.