Saat ini, sebagian besar sistem bela diri tidak hanya bertujuan untuk menjaga keselamatan diri, melainkan juga memenangkan kompetisi cabang dari bela diri tersebut. Maka jangan heran, kalau sekarang banyak latihan bela diri yang memperhatikan aspek keindahan gerak layaknya capoeira. Walau begitu, rupanya masih ada seni bela diri yang ‘sesungguhnya’ di daratan Israel. Seni bela diri itu disebut dengan krav maga.

Krav maga merupakan bela diri dari jarak dekat atau sistem perlindungan di dunia yang dikhususkan untuk pertarungan sebenarnya. Menariknya, krav maga tidak dimasukkan sebagai cabang olahraga, sehingga tidak dipertandingkan atau dibuat kompetisi.

Bahkan krav maga juga tidak digunakan untuk permainan karena seni bela diri ini benar-benar dipelajari guna bertahan. Jadi, dapat dikatakan kalau krav maga jauh lebih ‘serius’ ketimbang ilmu bela diri lain yang meski bisa dipakai bertahan, namun cukup sering dilombakan.

Di dalam krav maga, Anda akan belajar mengalahkan lawan dengan cepat, menyelesaikan baku hantam, entah berdiri atau bergulat di lantai, serta menghadapi penyerang yang memakai pisau dan senjata lainnya.

Selain itu, Anda pun juga mempelajari bagaimana melemahkan lawan. Terlepas dari ukuran tubuh, latar belakang pelatihan atau tingkat pengalaman lawan tersebut.

Hal ini yang membuat krav maga menjadi sangat menarik dan menantang. Anda punya kesempatan besar untuk mengalahkan seseorang yang lebih mahir di seni bela diri dengan satu cara saja.

Data yang dihimpun Edisi Bonanza88, Sistem bela diri ini didasari pada langkah sederhana dan spontanitas yang bekerja ketika Anda tengah berada dalam kondisi terdesak. Krav maga terus dikembangkan, teknik demi teknik diuji, dan dievaluasi. Sistemnya beragam namun terstruktur, terdiri dari hit and run sampai the real deal.

Orang-orang yang mendalami krav maga kerap disebut sebagai praktisi atau krav maga practitioner. Mereka akan memadukan beberapa ilmu bela diri lain menjadi satu. Wing chun sebagai dasar perlindungan terhadap senjata, teknik judo dan jiu jitsu untuk menjatuhkan lawan, dan muay thai dengan menyerang titik terlemah lawan.

Ada beberapa prinsip umum dalam krav maga. Antara lain tidak boleh terluka, menetralkan penyerang secepat mungkin, transisi dari bertahan ke menyerang secepat mungkin, eksploitasi refleks alami tubuh, eksploitasi bagian tubuh yang mudah diserang, serta penggunaan semua benda sebagai bantuan.

Kesimpulannya, krav maga bukan tentang penguasaan ratusan teknik, atau gerakan yang indah dilihat. Bela diri ini brutal, cepat, dan mematikan.

Sejarah Krav Maga

Volwassenen Krav Maga

Krav Maga (Ibrani: קרב מגע‎ yang berarti “pertarungan kontak”) adalah sebuah seni bela diri militer tangan kosong yang dikembangkan di Israel, yang mengansumsikan tanpa ampun akan diberikan dan menekankan pada netralisasi ancaman maksimum dalam konteks “kehidupan nyata”. Sistem ini diakui keunggulannya karena telah diadopsi oleh berbagai Pasukan Pertahanan Israel.

Nama umumnya dalam bahasa ibrani berarti “Pertarungan Jarak Dekat”. Kata maga (מגע) berarti “kontak” atau “dekat” dan kata krav (קרב) berarti “pertarungan”. Ini mempunyai maksud pertarungan yang melibatkan kontak fisik sebagai kebalikan dari pertarungan yang menggunakan senjata dari jauh (walaupun Krav Maga mengajarkan untuk menggunakan senjata modern dalam kehidupan sehari-hari seperti senapan, pistol dan benda sejenis yang digabungkan dengan teknik bela diri)

Dalam Krav Maga, tidak ada peraturan yang keras dan cepat, dan tidak ada perbedaan dalam latihan bagi pria dan wanita. Ini bukan olahraga, dan tidak ada seragam, pakaian atau kompetisi secara spesifik, walaupun beberapa organisasi mengenalkan dalam latihan dengan badge pangkat atau tingkatan berbeda.

Semua teknik fokus kepada efisiensi maksimum dalam kondisi kehidupan nyata. Krav Maga secara umum mengansumsikan individu penyerang tidak akan memberi ampun, oleh karena itu, sebagai respon, serangan dan pertahanan ditekankan hanya boleh digunakan kepada situasi ancaman yang mematikan dengan mengincar untuk menetralisir dan kabur dengan cepat dan seaman mungkin.

Serangan berbahaya ke arah bagian tubuh yang mudah diserang, ini termasuk selangkangan dan serangan mata, membenturkan kepala dan serangan potensial yang efisien dan brutal lain.

Improvisasi atau mengembangkan serangan dengan segala benda yang ada, dan memaksimumkan keselamatan diri dalam perkelahian, ditekankan. Bagaimana pun juga, harus ditekankan bahwa instruktur bisa dan melakukan demonstrasi bagaimana cara menyesuaikan teknik agar cocok dengan situasi yang terjadi. Saat “tanpa batas” digunakan dalam situasi ancaman keselamatan dalam kehidupan nyata, sang instruktor harus bisa melakukan kerusakan yang minimal agar situasi yang lain bisa diketahui dan ditekankan.

Prinsip yang menuntun dalam menggunakan teknik-teknik krav maga tersebut adalah :

> Jangan terluka

> Dengan cepat menetralkan penyerang

> Dengan cepat melakukan transisi dari teknik bertahan ke teknik menyerang

> Eksploitasi semua reflek alami dalam tubuh

> Exploitasi semua bagian tubuh yang mudah diserang

> Gunakan semua benda yang ada sebagai bantuan

Prinsip-prinsip ini dikembangkan dalam konteks situasi yang mengancam nyawa. Instruktur Krav Maga menekankan untuk mencocokkan respon yang sesuai dengan resiko yang ada. Secara umum, Krav Maga memerlukan penggunanya untuk mengatasi ancaman yang paling dekat, mencegah serangan yang lebih lanjut, dan baru menetralkan sang penyerang. Tindakan dilakukan dalam sikap yang menurut metode. Krav Maga menekankan pada mencegah serangan lebih lanjut dari sang penyerang, seperti dalam beberapa situasi mungkin membutuhkan tindakan dalam antisipasi untuk diserang. Agar terhindar dari berkembangnya situasi menjadi bahaya.

Walapun krav maga mempunyai banyak teknik yang sama dengan bela diri lain, latihannya sangat berbeda. Menekankan pada pertarungan pada kemungkinan kondisi skenario terburuk yang terjadi atau dari posisi yang tidak menguntungkan, sebagai contoh : melawan beberapa lawan sekaligus, sambil melindungi orang lain, dengan satu tangan tidak boleh digunakan, sewaktu pusing dan melawan orang yg menggunakan senjata.

Krav Maga menekankan belajar dengan cepat dan retzef (“gerakan pertarungan secara terus menerus”), dengan mementingkan efisiensi, baik untuk menyerang atau bertahan.

Instruktur menekankan 2 (dua) peraturan dalam pertarungan:

– Tidak ada peraturan dalam bertarung

– Tidak boleh mencederai diri sendiri atau pasangan ketika latihan.

Krav Maga, Bela Diri "Kotor"; Sejarah, Teknik, dan Tempat Latihan di  Indonesia | BukaReview

Latihan adalah gabungan dari latihan aerobik dan anaerobik yang kuat. Sangat tergantung dengan penggunaan pad dengan tujuan untuk mengalami menyerang dan bertahan dengan tenaga penuh. Ini sangat penting karena membolehkan murid untuk latihan teknik dengan tenaga penuh dan murid yg memegang pad akan merasakan sedikit guncangan yang akan mereka rasakan ketika terkena serangan.

Hampir sama bebannya sewaktu bertahan memegang pad dan menyerang pad. Para murid juga menggunakan pelindung kepala, pelindung gusi, pelindung selangkangan, pelindung dagu, jidat dan sebagainya. Beberapa sekolah memasukan “Serang & Pertarungan”, yang berisikan kontak penuh sparring untuk membiasakan para murid dengan situasi yang keras dan menekan.

Latihan mungkin juga menggunakan sistem suara yang musik yang keras juga mesin uap, yang bertujuan untuk melatih tidak menghiraukan pengalih perhatian dan fokus pada kebutuhan situasi. Metode latihan lain adalah membuat para murid lelah baru bertahan, berlatih di luar ruangan dengan berbagai jenis permukaan dan situasi yang terbatas, memakai penutup mata sebelum diserang dan sebagainya. Penekanannya adalah mencoba mensimulasikan situasi pertarungan atau penyerangan senyata mungkin dengan pembatasan keamanan latihan.

Latihan juga biasanya termasuk kepekaan situasi, untuk membantu mengembangkan pengertian sekitarnya dan situasi yang mengancam sebelum penyerangan terjadi. Ini juga termasuk “perlindungan diri” cara untuk menghadapi situasi yang bisa berakhir dengan pertarungan dan metode secara fisik dan verbal untuk menghindar dari kekerasan kapan pun yang memungkinkan.

Tipikal latihan di sesi sipil adalah kira-kira 1 (satu) jam latihan gabungan dari dan latihan stamina dengan ajaran bela diri. Dengan tingkatan meningkat, Instruktur akan fokus kepada gerakan yang lebih rumit dan metode yang tidak biasa seperti pertahanan dari pisau, situasi penyanderaan dan bertahan dibawah pemaksaan yang keras.

Awalnya instruktur meningkatkan detak jantung dengan latihan baru kemudian setelah pemanasan akan mengajarkan 2 (dua) atau 3 (tiga) teknik bela diri. Pada awal-awal tekniknya bertarung (pukulan dan tendangan) atau grappling (kuncian dan bantingan). Setelah itu kelas kan melakukan drill yang menggabungkan teknik tadi dengan gerakan aerobik. Drill adalah sebutan untuk jenis latihan di krav maga.

Pengembangan di Israel

Krav maga dikembangkan di Negara Hungaria dan Negara Ceko pada tahun 1930-an oleh Imi Lichtenfeld, juga diketahui sebagai Imi Sde-or (Sde-or berarti “bidang terang” yang merupakan terjemahan secara langsung terhadap namanya akhirnya “light field” menjadi Lichtendfield). Dia pertama kali mengajarkan sistemnya di Bratislava dengan tujuan untuk melindungi komunitas Yahudi dari Militia Nazi.

Setelah tiba di daerah “Mandat Inggris untuk Palestina”, dia mulai mengajarkan sistemnya kepada Pasukan Haganah, yaitu pasukan tentara bawah tanah Yahudi. Baru setelah negara Israel berdiri, Imi menjadi kepala pelatihan fisik dan Krav Maga di Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Dia mengabdi untuk IDF selama kira-kira 20 (dua puluh) tahun, selama waktu itu dia terus mengembangkan dan menyempurnakan metode pertarungan tangan kosongnya. Pada tahun 1978 dia mendirikan, Asosiasi Krav Maga Israel yang bersifat non profit bersama dengan instruktur seniornya. Dia meninggal pada tahun 1998 di Netanya, Israel.

Pengembangan di luar Israel

Pada tahun 1980, Para ahli krav maga tinggal di Negara Israel dan berlatih di bawah Asosiasi Krav Maga Negara Israel. Pada tahun itu juga ditandai juga kontak Asosiasi Krav Maga Israel dengan peminat di Amerika Serikat. Pada tahun 1981 para instruktur melakukan demonstrasi sistem di Amerika Serikat, Ini juga menyebabkan demonstrasi di markas FBI. Hasilnya 22 (dua puluh dua) orang pergi ke Negara Israel untuk menghadiri Kursus Dasar Instruktur Krav Maga.

Setelah itu para peserta kembali ke daerah asalnya dan mengembangkan sekolah di daerahnya masing-masing. Murid-murid tambahan pada waktu itu pergi ke Negara Israel pada tahun 1984 dan kembali lagi pada tahun 1986. Pada waktu yang bersamaan Instruktur Israel juga mengunjungi badan-badan hukum Amerika Serikat untuk memperkenalkan Krav Maga. Setiap tahunnya Sertifikasi untuk menjadi Instruktur Krav Maga ditawarkan di Netanya, Israel untuk individu yang memenuhi qualifikasi.

Perkembangan di Indonesia

Krav Maga – TEAM ELITE MMA & FITNESS

Krav Maga di Indonesia dibawa ke Indonesia oleh 2 (dua) organisasi yaitu Komando Indonesia dan Self Defense Indonesia. Khusus untuk Self Defense Indonesia, efektif Januari 2009 kurikulum inti dari SDI berubah dari KM Core menjadi Defensive Tactics seiring dengan perkembangan dan bentuk solidaritas terhadap perlawanan bangsa dan rakyat Palestina.

Komando Indonesia adalah Organisasi yang melatih Krav Maga di Indonesia. Didirikan oleh Bapak David dan timnya, beliau adalah penasehat keamanan yang sudah berpengalaman di berbagai daerah konflik seperti: Kabul, Baghdad, Yala (Thailand Selatan), Sudan, dan Ulan Bataar dan juga medan konflik domestik seperti di Papua, Poso, Atambua dan Aceh. Berdiri pada tahun 2007. Pada September 2008, Komando Indonesia resmi beraffiliasi dengan Commando Krav-Maga