Sebagai salah satu simbol mahakarya otomotif Britania Raya, Land Rover terus menunjukkan diri sebagai salah satu SUV terbaik di dunia. Tak hanya mengandalkan ketangguhan di segala medan, Land Rover juga memiliki salah satu lini produk yang dibuat dengan sentuhan kemewahan terbaik di dunia. Ya, lini tersebut adalah Range Rover.

Berdasarkan catatan sejarah, SUV ini hadir pertama kali pada 1970 yang didesain oleh Gordon Bashford dan Spen King. Range Rover hadir untuk memenuhi kebutuhan SUV yang mewah dan nyaman. Setelah sekian lama, Range Rover baru masuk ke Indonesia pada 2002.

Range Rover pada generasi ini menjadi salah satu mobil SUV yang populer di Indonesia. Terlebih, nuansa kemewahan yang tersaji pada SUV ini semakin meningkat dari generasi kedua. Alhasil, mobil ini menjadi langganan kaum jetset di Tanah Air.

Setelah merilis Range Rover, Land Rover kemudian merilis versi Sport dari SUV ini pada 2005. Range Rover Sport adalah versi sporty, versi kompak dari Land Rover Range Rover dengan performa yang lebih tinggi. Meskipun keduanya hadir sebagai SUV premium, tapi kesan tangguh dan sanggup menjelajah medan-medan offroad tetap dipertahankan Land Rover selaku produsen.

Dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat bisa merasakan teknologi offroad terbaik dari Range Rover serta nuansa sporty yang terpancar dari performa mesin yang lebih impresif. Baik Range Rover maupun Range Rover Sport sama-sama mendapat sambutan baik, tak hanya di dunia tapi juga di Indonesia.

Dalam kelas sport utility vehicle (SUV), Jaguar Land Rover (JLR) memiliki produk andalan bernama Range Rover. Sejak pertama lahir, produk ini dikenal tangguh untuk dijadikan kawan dalam melakukan penjelajahan. Kini, produk full-size luxury SUV itu telah berusia 50 tahun dan telah menorehkan sejumlah sejarah yang menarik.

Seiring kemajuan teknologi, Range Rover generasi masa kini pun tak hanya jadi mobil yang identik dengan jalanan berlumpur. Sebab, Land Rover telah membaca kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan yang tangguh namun juga dapat tampil elegan saat melintas di perkotaan.

Secara kronologis, produk ini mulai dipasarkan pada 1970. Tapi, pada 1965, mobil ini masih berupa prototipe. Saat itu, terdapat beberapa opsi nama mulai dari Road Rover hingga Oyster. Namun kemudian, pabrikan Inggris itu lebih memilih nama Range Rover.

Saat pertama diluncurkan, produk ini pun langsung mendapat sambutan positif dari pasar. Meski saat itu dihadirkan sebagai station wagon dan bukan sebagai sebuah mobil mewah, namun mobil ini terbilang nyaman dan memiliki kabin yang lapang.

Kesuksesan itu pun berlanjut hingga 1981, hingga kemudian, produk itu mulai merambah kelas mobil mewah. Langkah pertama, Land Rover menggandeng majalah Vogue. Kemudian, Land Rover menghadirkan Range Rover edisi terbatas bernama In Vogue dan tampil di majalah lifestyle tersebut dalam delapan halaman.

Strategi itu nampaknya cukup jitu. Land Rover berhasil membidik pasar yang tepat dengan cara yang tepat. Hingga kemudian, Land Rover mulai memasarkan varian dengan transmisi otomatis yang saat itu mulai digemari di pasar Eropa dan Amerika.

Selanjutnya, pada 1985, Land Rover mulai mendongkrak kemampuan dapur pacu. Berkat sejumlah inovasi dan penerapan fuel injection, kemampuan Range Rover melonjak dari 130 bhp menjadi 155 bhp.

Memasuki era 90-an, kompetisi di kelas ini makin ketat. Land Rover pun kembali menyiasatinya dengan inovasi. Sejumlah inovasi itu diantaranya adalah penerapan suspensi udara yang lebih nyaman serta penambahan wheellbase untuk membuat mobil ini lebih lapang.

Masih di era yang sama hingga awal tahun 2000-an, pabrikan itu mulai ada kerja sama dengan BMW dan Ford. Hasilnya, pada 2005, Range Rover telah menjelma menjadi sebuah SUV canggih dan didukung dengan mesin 400 bhp.

Hingga kemudian, pabrikan ini pun kembali berganti pemilik. Setelah pada tahun 2000 dibeli oleh Ford, Tata pun kemudian mengambil alih Land Rover pada 2008 dan membuat Land Rover terus melanjutkan inovasinya. Setahun setelah berganti pemilik, Land Rover pun menghadirkan Range Rover yang dibekali dengan mesin 503 bhp.

Inovasi pun terus berlanjut. Kali ini, mobil bongsor tersebut mulai peduli lingkungan dan mulai manawarkan varian hybrid. Produk hybrid mulai dipasarkan pada 2014 dan menawarkan ketangguhan khas Rover namun dengan efisiensi dan emisi yang lebih hijau.

Hingga saat ini, Range Rover telah hadir dalam empat generasi. Layaknya sebagai sebuah mobil ikonik, Range Rover pun mempertahankan bahasa desain yang hampir serupa dari geberasi ke generasi.

Ranger Rover termahal di dunia

Range Rover Celebrates Its 40th Birthday | Land Rover International Homepage

Salah satu automaker ternama dunia asal Inggris, Range Rover, baru-baru ini mengungkapkan mobil terbaru mereka yang kabarnya merupakan mobil termahal sepanjang sejarah Range Rover. Satu unit mobil generasi keempat Range Rover ini bakal dibanderol dengan harga ₤ 140.000 atau sekitar Rp 2.5 milyar.

Fitur baru yang paling dibanggakan dalam karya terbaru Range Rover ini adalah selain wheelbase-nya yang lebih lebar, bagian dalam kabin juga disiapkan super lux seakan hendak menjamu keluarga kerajaan. Dimensi panjang yang mencapai 5.200 mm menjamin ruang yang lebih luas dan nyaman bergaya eksklusif dengan Executive Class Seats dan Passenger Seat Away.

Executive Class Seats manjakan para penumpang

Bertujuan untuk mengalahkan pamor mobil limosin, kabin SUV bertubuh panjang ini bakal diselimuti dengan bahan kulit yang digarap apik. Interior juga sengaja dibuat dengan gaya Airline style alias model interior pesawat supaya suasana nyaman dan ekslusif bisa menyeruak memenuhi ruang kabin.

Interior bergaya Airline style

Hadir dalam dua varian, Autobiography dan Autobiography Black, SUV terbaru ini punya desain unik yang khas di bagian grille dengan side vent berornamen warna hitam. Pilihan velg 21 atau 22 inch dengan finishing berpoleskan high-gloss dan tailgate dengan aksen chrome menguatkan kesan mewah untuk kulit luar Range Rover ini.

Velg 22 inch, side vent, dan badge Autobiography

Masuk ke sektor jantung pacu, agar performa tetap tangguh menyokong penampilannya yang mewah, mesin V8 dengan supercharger berkapasitas 5.0 liter pun digunakan. Dengan mesin tersebut, akselerasinya dapat mencapai 0-100 km/jam hanya dalam 5.5 detik saja.

SUV ini pakai mesin V8 supercharged berkapasitas 5.0 ;iter

Tentu saja, mobil super mewah dan eksklusif ini bukan diperuntukkan kepada mereka yang berada di kelas ekonomi yang menengah kebawah. Menurut lansiran dailymail, Senin (28/10), menyatakan kalau mobil ini memang dibuat khusus untuk menarik hati keluarga kerajaan Inggris, superstar Hollywood, atau pejabat kelas kakap dunia.

Generasi Terkini Range Rover di Indonesia

 

Lini tertua keluarga Range Rover yaitu belum ada embel-embel di belakangnya, namanya hanya ‘Range Rover’. Range Rover generasi terbaru diperkenalkan pada 2018 lalu dalam varian Short Wheelbase (SWB) dan Long Wheelbase (LWB) dengan mesin 3.0 liter. Versi 3.0 LWB hadir dengan kabin lega yang mempengaruhi aspek kenyamanan penumpang.

Range Rover hadir dengan Full Sheet Aluminium Iconic Clam Shell Bonet, desain gril termasuk bumper baru dan penggunaan lampu Matrix LED. Kursinya dapat dibaringkan hingga 40 derajat, sehingga bisa lebih rebah dan santai. Selain itu, ruang kaki juga bertambah 186 mm menjadi 1,206 mm untuk model LWB.

Adanya fitur Terrain Response milik Land Rover memberikan pilihan mudah bagi pengemudi dalam menghadapi rintangan di berbagai permukaan jalan.

Range Rover Sport

Land Rover Range Rover Sport 2021 Harga OTR, Promo April, Spesifikasi &  Review

Model yang satu ini hadir dengan karakter yang lebih agresif dari Range Rover biasa, namun dengan harga yang lebih murah. Sekalipun pakai embel-embel “Sport”, namun mobil ini tetaplah SUV sejati dengan ground clearance tinggi dan penggerak 4X4. Penampilannya terkesan sporty karena pelek berdiameter besar dan desain apron di bumper depan.

Demi mendukung kinerja di medan offroad, mobil ini juga memiliki sensor Wade Sensing yang akan memberikan informasi kedalaman air yang Anda lewati. Range Rover Sport tentunya mumpuni di medan offroad terjal karena telah didukung fitur Brake Control, Stability Control, dan Hill Descent Control.

Range Rover Velar

Bila kita ingin melihat versi racing dari Range Rover Sport, bisa melihat sosok Range Rover Velar. Velar hadir pada 2017 lalu dengan desain sudut pilar C lebih membulat dan headlamp bergaya sipit. Kesan sporty diperkuat dengan gril bergaya honeycomb dan pelek berdiameter besar.

Secara posisi, Velar berada di antara Range Rover Evoque dan Range Rover Sport. Land Rover selaku produsen spesialis SUV tentunya tetap mempersiapkan mobil yang kokoh.

Range Rover Velar didukung fitur Touch Pro Dual Display hingga fitur keselamatan Stability Control. Fitur Front Impact Beam yang canggih membuat Velar mendapatkan hasil yang memuaskan dalam uji tabrak.

Range Rover Evoque

New Range Rover Evoque Mengaspal di Indonesia, Nih Spesifikasinya

Model terakhir Range Rover yang tak kalah menarik untuk dibahas yaitu Evoque. PT WAE meluncurkan SUV kompak ini pada 2019 lalu. All New Range Rover Evoque merupakan generasi kedua yang sudah dibekali oleh berbagai spesifikasi jempolan.

Evoque mengusung desain yang bersih dan minimalis dipadukan dengan Flush Deployable Door Handle. Ciri khas desain coupe tetap dipertahankan dengan garis atap menurun. Atapnya bergaya floating roof dan sentuhan warna hitam.

interior dari All New Range Rover Evoque tampil lebih menawan menggunakan material Eucalyptus Textile and Ultrafabrics serta Kvadrat Premium Textile and Dinamica Suedecloth.

Nah, sudah tahu kan mengapa Range Rover harganya bisa mahal? Sejarah mobil ini sebagai andalan keluarga Kerajaan Inggris serta teknologi canggih membuatnya patut dimiliki kalangan atas.

Kecintaan Pangeran Philip kepada Range Rover

Land Rover hearse designed by Prince Philip unveiled - BBC News

Pangeran Philip, pendamping Ratu Elizabeth II dari Inggris, adalah loyalis Land Rover untuk sebagian besar hidupnya yang panjang.

Dia meninggal akhir pekan lalu pada usia 99, dan akan melakukan perjalanan terakhirnya dengan mobil favirutnya itu.

Mobil Defender modifikasim akan digunakan sebagai mobil jenazah Pangeran Philip dan ternyata merupakan hasil kolaborasi dengan Duke of Edinburgh sendiri.

Keterkaitan Land Rover dengan keluarga kerajaan Inggris kembali ke asal perusahaan. Kendaraan ke-100 yang dibuat oleh perusahaan itu dipersembahkan kepada Raja George VI, ayah Ratu Elizabeth II.

Land Rover masih merupakan cabang model tunggal dari perusahaan mobil Rover ketika Elizabeth menjadi ratu pada 1952.

Mobil jenis itu menjadi kendaraan pilihan awal Philip sebagai pendamping Ratu. Jenis itu menjadi lebih condong ke arah mobil sport tradisional Inggris.

Tetapi pada 1970-an, dengan peluncuran Range Rover, hubungan jangka panjang Duke dengan produk Land Rover yang mewah dimulai. Dia tampaknya memiliki, menyewa, atau setidaknya mengendarai salah satu dari setiap generasi Range Rover.

Pada 2016, Duke mengejutkan Barrack dan Michele Obama ketika dia melompat ke kursi pengemudi Range Rover generasi keempat L406 terbaru, untuk bertindak sebagai sopir bagi mereka dan Ratu saat pertemuan di Kastil Windsor.

Model generasi ketiga L322 sebelumnya masih berada di perkebunan keluarga kerajaan Balmoral di Skotlandia. Kendaraan itu telah menempuh jarak 81.000 mil selama 11 tahun, menurut catatan inspeksi kendaraan MOT Inggris, dan secara teratur dikendarai oleh Ratu dan Pangeran Philip.

Duke of Edinburgh secara efektif berhenti mengemudi setelah kecelakaan di Freelander dekat perkebunan kerajaan, Sandringham, pada Februari 2019.

Pangeran berusia 97 tahun itu mengalami tabrakan hebat dengan supermini Kia Picanto, setelah dilaporkan dibutakan oleh sinar matahari saat keluar dari persimpangan.

Tidak ada yang terluka parah dalam kecelakaan itu, dan Philip segera memesan Land Rover pengganti, yang dikirim keesokan harinya.

Edisi Bonanza88 melansir dari Caranddriver, beberapa diskusi yang menegangkan terjadi di belakang layar dengan para bangsawan setelah itu. Hal itu tampaknya menyebabkan pangeran secara sukarela menyerahkan SIM-nya pada bulan berikutnya.

Pada 2016, Pangeran Philip memesan “bus senjata” pesanan dari Foley Specialist Vehicle, seorang modifikator Inggris.

Kendaraan ini adalah versi modifikasi dari Defender 130 generasi sebelumnya. Secara khusus itu dirancang untuk mengangkut pemburu, dan yang dikenal di Inggris sebagai “senjata” di sekitar perkebunan pedesaan selama pesta berburu.

BBC melaporkan pada Sabtu (17/4/2021), bahwa Duke of Edinburgh sendiri yang bekerja menciptakan mobil jenazah yang dipesan lebih dahulu selama 16 tahun, mulai 2003.

Modifikasinya termasuk bagian belakang atas terbuka (tempat peti mati akan beristirahat) dan cat warna hijau militer di seluruh badan mobil.

Pada hari pemakaman, Land Rover Defender akan digunakan untuk membawa peti matinya ke Kapel St George.

Pemakaman Pangeran Philip berlangsung di kapel di Kastil Windsor pada pukul 15.00 BST (21.00 WIB) pada Sabtu (17/4/2021).

Mobil jenazah Land Rover termasuk di antara rincian upacara pemakaman kerajaan yang dirilis oleh Istana Buckingham pada Kamis (15/4/2021).

Empat anak Duke – Pangeran Wales, Putri Kerajaan, Duke of York dan Earl of Wessex, serta cucunya Duke of Cambridge dan Duke of Sussex, akan mengikuti kendaraan dalam prosesi.

Duke of Edinburgh mulai membuat mobil jenazahnya sendiri bekerja sama dengan Land Rover pada 2003, saat ia berusia 82 tahun.

Duke, yang bertugas di Angkatan Laut Kerajaan dalam Perang Dunia Kedua, meminta agar bodywork Belize Green yang asli diubah menjadi Dark Bronze Green, warna yang digunakan untuk banyak Land Rover militer.

Dia juga mendesain bagian belakang atap terbuka, tempat peti matinya akan diletakkan. Itu dibuat sesuai dengan spesifikasinya, termasuk pegangan karet pada pin logam perak yang dikenal sebagai “stop” atau “stoppers” yang mencegah peti mati bergerak.

Kendaraan ini juga memiliki hub roda hijau yang serasi, gril depan hitam, kabin tunggal, dan tanpa pelat nomor.

Defender dibuat di pabrik Land Rover di Solihull. Duke mengawasi modifikasi selama beberapa tahun, membuat penyesuaian terakhir pada 2019, ketika ia berusia 98 tahun.

Peran asli kendaraan itu adalah untuk mengangkut Pangeran Philip dari Wellington Arch di pusat kota London ke Windsor, sejauh 22 mil. Tetapi pandemi virus corona membatasi rencana yang telah lama direncanakan itu.

Duke menggunakan Land Rover selama masa dewasanya dan memberikan Royal Warrant kepada Land Rover lebih dari 40 tahun yang lalu.

Pangeran Philip meninggal di Kastil Windsor pada hari Jumat 9 April. Tubuhnya sekarang diistirahatkan di kapel pribadi kastil.

Menurut Istana Buckingham, bagian upacara pemakaman sejalan dengan keinginan sang bangsawan Inggris itu.